Private Practice

Memberikan pelayanan kesehatan dengan sepenuh hati dan berorientasikan mutu

 

 

Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut

09 February 2013

Fungsi mulut ada 3 aspek:
  1. Pencernaan makanan.
  2. Estetik.
  3. Komunikasi.
Bagaimana agar mulut dapat berfungsi dengan baik?
  • Mengunyah, yang berfungsi: gigi, rahang, bibir, kelenjar ludah.
  • Menelan, yang berfungsi: lidah, langit-langit.
  • Berbicara, yang berfungsi: lidah, langit-langit, bibir, gigi.
  • Mengisap, yang berfungsi: bibir, pipi, lidah.
  • Merasakan, yang berfungsi: lidah, selaput lendir, mulut.
Bagian mulut:
  1. Bibir, merupakan peralihan dari kulit muka ke selaput lendir mulut. 
    • Fungsi bibir:
      • Untuk membantu agar makanan yang dikunyah tidak tercecar.
      • Merasakan suhu makanan atau minuman.
      • Mengucapkan kata-kata dengan jelas dan terang.
      • Untuk kecantikan atau ketampanan.
    • Kelainan-kelainan pada bibir akan menyebabkan gangguan. Kelainan yang sering dijumpai pada anak-anak biasanya berupa luka-luka pada sudut-sudut mulut. Kelainan ini umumnya disebabkan oleh makanan yang kurang baik gizinya, terutama yang kurang mengandung vitamin B atau kelainan-kelainan hormonal.
  2. Lidah, merupakan organ tubuh yang terdiri dari otot-otot yang dilapisi selaput lendir. Pada selaput lendir terdapat tonjolan-tonjolan kecil yang disebut papila lidah. Lidah harus dibersihkan dengan tongue scrapper. 
    • Fungsi lidah:
      • Mengecap atau merasakan makanan dan minuman.
      • Menelan.
      • Untuk berbicara dengan jelas dan terang.
  3. Langit-langit, merupakan atap dari rongga mulut. 
    • Fungsinya untuk berbicara, mengunyah dan menelan. 
    • Dibagi menjadi dua bagian: 
      • Langit-langit keras (sebagian di RA).
      • Langit-langit lunak (di bagian belakang dekat kerongkongan, sangat peka).
  4. Ludah, dihasilkan oleh tiga kelenjar ludah, 2 di RA di bagian geraham dan 1 di RB di belakang gigi seri. 
    • Sifat: membentuk lapisan berlendir yang menutupi selaput lendir mulut dan gigi. 
    • Fungsi:
      • Menjaga jaringan mulut tetap licin sehingga dapat berbicara dan menelan dengan lancar.
      • Pembersih dan perlindungan alami pada gigi karena ada zat-zat yang menghambat pertumbuhan bakteri mulut dan membunuh bakteri asing yang masuk mulut.
      • Menetralkan asam sehingga menghambat karies gigi.
    • Faktor yang menyebabkan berkurangnya produksi ludah antara lain:
      • Emosi: takut, depresi, dll.
      • Penyakit: tumor otak, encephalitis.
      • Gangguan keseimbangan cairan elektrolit: dehidrasi.
      • Radang.
      • Penyinaran.
  5. Gigigambar gigi
    • Ada 3 fungsi gigi:
      • Untuk mengunyah makanan.
        • Gigi seri untuk memotong.
        • Gigi taring untuk mencabik atau merobek.
        • Geraham untuk menggiling atau menghaluskan makanan.
      • Untuk berbicara dengan jelas.
      • Gigi mendorong pertumbuhan rahang sehingga bentuk muka menjadi selaras.
    • Proses pembentukan gigi:
      • Dimulai sejak anak dalam kandungan, bakal benih gigi terbentuk wkt janin usia 5 minggu.
      • Gigi seri sulung : 4 – 41/2 bl dlm kandungan.
      • Gigi taring sulung : 5 bl dlm kandungan.
      • Geraham sulung : 5-6 bl dlm kandungan.
      • Gigi seri tetap : bayi umur 3-12 bln -> 9-11 th.
      • Gigi taring tetap: bayi umur 4-5 bln –> 12-15 th.
      • Geraham tetap kecil: anak 11/2-21/2th-> 12-14 th.
      • Geraham tetap pertama: bayi lahir -> 9-10 th.
      • Geraham tetap kedua : anak 21/2-3 th -> 14-16 th.
      • Geraham tetap ketiga : anak 7 – 10 tn -> 18-25 th.
    • Jumlah gigi dan waktu tumbuh:
      • Gigi geligi sulung. Jumlah 20: 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 gigi geraham. Patokan umur tumbuh:
        • Gigi seri: umur 6-12 bulan.
        • Gigi taring: umur 24-30 bulan.
        • Gigi geraham: umur 18-30 bulan.
      • Gigi geligi tetap. Jumlah gigi 32: 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 geraham kecil, 12 geraham. Patokan umur tumbuh:
        • Gigi seri: 5,5-8 tahun.
        • Gigi taring: 10-11 tahun.
        • Geraham kecil: 9-11 tahun.
        • Geraham: I: 6 tahun, II: 12 tahun, III: 18 tahun.
    • Anatomi gigi:
    1.  
      1. Email gigi, merupakan lapisan yang paling keras.
      2. Tulang gigi , di dalamnya terdapat saraf dan pembuluh darah.
      3. Rongga gigi, merupakan bagian antara mahkota gigi dan akar gigi.
      4. Leher gigi, merupakan bagian yang berada di dalam gusi.
      5. Akar gigi, merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang. Akar gigi melekat pada tulang rahang dengan perantaraan semen gigi.
      6. Semen gigi melapisi akar gigi dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi
    • Karena mahkota gigi adalah bagian gigi yang ada di luar, maka biasanya bagian inilah yang pertama-tama terkena penyakit gigi. Selama hidupnya, manusia hanya mengalami satu kali pergantian gigi, yakni dari gigi sulung yang akan diganti dengan gigi tetap.
  6. Jaringan Lunak. Yang dimaksud dengan ini adalah seluruh jaringan lunak yang meliputi rongga pipi, langit-langit, dan seluruh bagian lain dari mulut. Jaringan lunak ini sangat peka terhadap rangsangan kimiawi maupun mekanis. Seperti halnya dengan lidah, pada jaringan lunak inipun dapat terlihat banyak gejala dari penyakit umum.
     
  7. Gusi.
  • Gusi adalah alat menyangga gigi yang terdiri dari selaput lender yang agak keras. Gusi pada umumnya berwarna merah jingga akan tetapi sering pula dijumpai dengan warna agak kehitam-hitaman dan ini tak lain karena adanya zat pigmen di dalam gusi itu.
  • Bagian gusi yang melingkari gigi adalah bagian yang sangat penting, karena kerusakan pada bagian ini akan mengakibatkan goyangnya gigi-gigi. Gusi yang tidak sehat ditandai dengan terlihatnya warna yang lebih merah dari sekitarnnya dan adanya pembengkakan pada bagian itu dan juga mudah berdarah.
  • Dibanding dengan gigi, gusi adalah bagian mulut yang kurang mendapatkan perhatian dari pemiliknya. Fungsi gusi: melindungi akar gigi dan jaringan serta akar gigi terhadap rangsangan dari luar, khususnya dari bakteri di mulut. Bagian gusi yang terpenting adalah bagian yang sekitar leher gusi, menyerupai sebuah sekat yang menghalangi masuknya bakteri rongga mulut ke jaringan sekitar akar gigi.
 

Bersambung ke: Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut (2)

 

 

Jam Kerja

Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

Selasa s/d Jumat
Pagi: 09.00 - 12.00

Sore: 17.30 - 21.00

Sabtu
Pagi: 09.00 - 12.00

Pelayanan Penyakit Saraf (Neurology)

Senin s/d Jumat
Sore: 17.30 s/d 21.00 

 

Fisioterapi

Senin s/d Jumat
Sore: 17.00 - 20.00 

Sabtu
Pagi: 08.00 - 11.00

 

Pelayanan Laboratorium Klinik

Senin s/d Sabtu
Pagi: 07.00 - 11.00 

 

Twitter

 

Copyright © 2011 Private Practice. Powered by tobsite.com